4. Pertanian, surplus, dan hewan-hewan yang dijinakkan manusia

Pertanian, makanan berlebih, dan hewan yang dijinakkan manusia

Selama hampir seluruh sejarah manusia, orang-orang hanya mengambil makanan yang sudah tersedia di alam. Kemudian mereka mulai menghasilkannya sendiri. Pertanian memungkinkan mereka menanam lebih banyak makanan daripada yang mereka butuhkan, dan makanan berlebih itu mengubah segala hal setelahnya: pemukiman tetap, hewan jinak, uang, dan kota-kota pertama. Halaman ini mengikuti perubahan itu secara berurutan, dari serigala jinak pertama hingga catatan tertulis pertama.

  • 14.000 SM — Anjing. Serigala yang memakan sisa makanan di dekat perkemahan manusia menjadi lebih jinak selama beberapa generasi. Anjing adalah hewan jinak pertama, ribuan tahun sebelum adanya pertanian. Manusia memelihara anjing untuk berburu dan menjaga tempat tinggal, bukan untuk dimakan. Tanggal ini adalah salah satu yang paling tidak pasti di halaman ini. Kajian genetika memperkirakan pemisahan anjing dari serigala terjadi 19.000 tahun yang lalu atau lebih awal. Bukti arkeologi tertua yang pasti berusia sekitar 15.000 tahun, dan bukti itu berupa anjing yang dikubur di samping pemiliknya.
  • 12.000 SM — Perdagangan jarak jauh. Kelompok pemburu-peramu sudah bertukar barang melintasi ratusan kilometer: batu obsidian, cangkang kerang, batu api, dan oker. Perdagangan berusia lebih tua daripada pertanian, lebih tua daripada kota, dan lebih tua daripada uang. Semua hal yang terjadi setelahnya bergantung pada kebiasaan bertukar barang ini.
  • 10.000 SM — Pertanian dimulai. Manusia mulai menanam tanaman pangan dan tidak hanya berburu serta meramu. Mereka menghasilkan lebih banyak makanan daripada yang mereka butuhkan, dan kelebihan makanan itu membuat mereka bisa tinggal menetap di satu tempat. Perubahan ini memungkinkan segala hal setelahnya terjadi, dan ini memulai sejarah panjang penjinakan berbagai hewan.
  • 3.500 SM — Uang pertama. Begitu orang memiliki barang berlebih untuk diperdagangkan, mereka membutuhkan cara untuk mencatat nilai barang antarorang asing, karena ingatan hanya bekerja di dalam kelompok kecil. Barang yang berguna menjadi alat bayar standar: biji-bijian, dan yang terpenting adalah sapi. Uang bermula sebagai cara untuk mencatat utang yang tidak bisa diingat sendiri oleh orang-orang. Kata bahasa Inggris capital dan pecuniary sama-sama berasal dari kata bahasa Latin untuk sapi. Uang, tulisan, dan kelompok pedagang muncul bersamaan, dan pertukaran sederhana berubah menjadi perdagangan.
  • 3.500 SM — Peradaban pertama. Di Sumer, makanan berlebih menghidupi orang-orang yang tidak bertani: pendeta, penguasa, prajurit, dan juru tulis. Kota, tulisan, dan pemerintahan mulai bermunculan. Catatan tertulis pertama bukanlah hukum atau puisi. Catatan itu adalah pembukuan yang mencatat siapa berutang apa, yang berarti uang dan tulisan lahir dari kebutuhan yang sama. Sejarah tertulis dimulai di sini.

Hewan yang dijinakkan manusia

Pertanian memulai sejarah panjang penjinakan berbagai hewan. Setiap hewan memberi manusia sesuatu yang tidak bisa mereka dapatkan sendiri: makanan yang bisa disimpan, tenaga yang tidak bisa dipenuhi oleh otot mereka sendiri, atau angkutan melintasi wilayah yang tidak bisa mereka tempuh dengan berjalan kaki.

  • 14.000 SM — Anjing. Dijinakkan dari serigala untuk berburu dan menjaga tempat tinggal, ribuan tahun sebelum adanya pertanian. Penjelasan lengkapnya ada pada garis waktu di atas.
  • 9.000 SM — Domba dan kambing. Dijinakkan di Timur Tengah untuk diambil daging, susu, wol, dan kulitnya. Mereka mengubah rumput yang tidak bisa dimakan manusia menjadi makanan yang bisa dimakan manusia.
  • 8.500 SM — Babi. Dijinakkan dari babi hutan liar di Timur Tengah dan Tiongkok untuk diambil dagingnya. Babi tidak membutuhkan padang rumput dan hidup dari sisa makanan, sehingga cocok untuk kehidupan desa.
  • 8.500 SM — Sapi. Dijinakkan dari aurochs liar untuk diambil daging, susu, dan tenaga tariknya. Sapi menarik bajak dan gerobak, dan masyarakat masa awal menghitung, memperdagangkan, serta memungut pajak mereka sebagai bentuk kekayaan.
  • 7.500 SM — Kucing. Seekor kucing dikubur di samping manusia di Siprus sekitar tanggal ini, yang lama dianggap sebagai awal penjinakan kucing. Penelitian genetika yang terbit pada tahun 2025 mengubah pandangan itu. Kucing rumah modern berasal dari kucing liar Afrika Utara, bukan dari kucing liar Timur Tengah, dan mereka baru sampai di Eropa sekitar 2.000 tahun yang lalu. Kucing yang hidup di Eropa sebelum tanggal itu adalah kucing liar Eropa. Tempat dan masa penjinakan kucing kini menjadi pertanyaan terbuka, dan Mesir adalah kemungkinan terkuatnya.
  • 5.000 SM — Ilama dan alpaka. Dijinakkan di dataran tinggi Andes. Mereka adalah satu-satunya hewan besar di benua Amerika yang bisa membawa beban dan menghasilkan wol. Tidak ada hewan benua Amerika yang bisa menarik bajak atau ditunggangi, itulah sebabnya peradaban di sana tidak memiliki kendaraan beroda dan pasukan berkuda.
  • 4.000 SM — Keledai. Dijinakkan di Mesir dan Tanduk Afrika. Ini adalah hewan andal pertama untuk membawa beban jarak jauh. Rombongan keledai mengangkut barang-barang yang membangun kota-kota pertama.
  • 4.000 SM — Kerbau. Dijinakkan di Asia Selatan dan Asia Tenggara untuk membajak sawah dan diambil susunya. Hewan ini menopang pertanian padi di seluruh Asia, dan pertanian padi menghidupi penduduk terpadat di Bumi.
  • 3.000 SM — Unta baktria. Dijinakkan di Asia Tengah untuk membawa beban melintasi gurun tinggi yang dingin. Hewan ini memungkinkan adanya jalur darat yang kemudian menjadi Jalur Sutra.
  • 2.200 SM — Kuda. Dikembangbiakkan di padang rumput Volga-Don di Eurasia barat. Jenis kuda ini menyebar ke seluruh benua dan menggantikan semua kuda lokal. Hewan ini melipatgandakan kecepatan dan jarak perjalanan manusia, serta mengubah perang, perdagangan, dan perpindahan penduduk sejak saat itu. Tanggal ini diperdebatkan. Para pengkritik berpendapat bahwa penjinakan terjadi secara perlahan dan di beberapa wilayah, bahwa kuda sudah digembalakan, diperah susunya, dan ditunggangi berabad-abad lebih awal, serta tahun 2.200 SM menandai penyebaran satu jenis kuda yang berhasil dan bukan penjinakan pertamanya.
  • 1.500 SM — Ayam. Dijinakkan dari ayam hutan merah liar di Asia Tenggara. Orang-orang pertama kali memeliharanya untuk sabung ayam dan keperluan keagamaan, dan baru belakangan untuk telur dan dagingnya. Ayam sekarang menjadi burung dengan jumlah terbanyak di Bumi.
  • 1.000 SM — Unta dromedari. Dijinakkan di Arab untuk melintasi gurun dengan sangat sedikit air. Hewan ini membuka perdagangan dupa dan jalur kafilah di gurun pasir Arab.

Hewan yang dijinakkan manusia