Ketika kebanyakan wisatawan memikirkan Phnom Penh, pikiran mereka langsung dipenuhi dengan gambaran eksotis. Mereka membayangkan para biksu yang mengenakan jubah berwarna safron yang berkibar, istana kerajaan yang dimahkotai menara-menara berkilauan, dan ruang terbuka hijau yang subur di tepi Sungai Mekong. Ibu kota Kamboja ini memiliki semua itu dan banyak lagi. Benar-benar salah satu permata Asia yang belum terjamah, kota ini adalah sebuah metropolis yang berhasil mempertahankan sejarahnya yang memikat. Tidak ada tempat lain di dunia seperti ini, dan ada sesuatu untuk semua orang di kota yang dinamis ini.

Satu-satunya bukit di kota ini, Wat Phnom, memiliki sejarah yang panjang. Legenda setempat menyatakan bahwa pagoda pertama kali dibangun di bukit yang tertutup pepohonan ini pada tahun 1373 untuk menyimpan patung-patung Buddha yang terbawa arus Sungai Mekong. Pengunjung dapat menjelajahi area bersejarah ini dengan menaiki tangga agung yang dijaga oleh patung ular mitos dan singa.

Cakrawala kota didominasi oleh Istana Kerajaan. Ornamen emas dan atap klasiknya merupakan contoh arsitektur Kamboja yang memukau, dan dinding pelindungnya menyembunyikan bangunan seremonial yang menjulang tinggi serta taman-taman yang rimbun.

Di dalam kompleks tersebut terdapat Pagoda Perak, yang lantainya dilapisi dengan lebih dari lima ton logam mulia. Sebuah patung Buddha yang terbuat dari kristal Baccarat duduk di atas alas emas, dan patung Buddha emas padat lainnya dipajang di dekatnya. Patung tersebut berkilauan dengan lebih dari 2.000 berlian, beberapa di antaranya memiliki berat hingga 25 karat. Patung-patung perunggu dan emas menggambarkan kisah kehidupan tokoh agama tersebut, dan relik miniatur dari Sri Lanka dipajang di dalam kotak kaca.

Pengunjung dapat melihat dari dekat banyak spesies hewan paling menarik di Kamboja di Phnom Tamao, kebun binatang dan taman safari kota ini. Ini adalah salah satu suaka hewan terbaik di kawasan ini, dan hewan-hewan tersebut ditempatkan di habitat alami yang luas. Populasi harimau berkembang pesat, gajah terkadang memamerkan keterampilan melukis mereka untuk pengunjung, dan area jalan kaki dipenuhi dengan burung-burung langka dan kera. Suaka ini juga memiliki salah satu koleksi beruang madu Malaysia dan owa pileated terbesar di penangkaran.

Kurang mewah namun tetap memukau. Kompleks kuil Phnom Chisor sangat layak untuk dijelajahi. Kuil utama yang terbuat dari bata dan laterit dikelilingi oleh reruntuhan galeri berjendela, dan prasasti dari abad ke-11 masih dapat dilihat di dinding-dindingnya. Pengunjung masuk melalui pintu kayu berukir untuk melihat banyak patung Buddha.

Situs yang paling suram di seluruh Kamboja mungkin adalah Ladang Pembantaian Choeung Ek. Sebuah stupa putih yang menyilaukan mengenang 17.000 penduduk setempat yang dieksekusi antara tahun 1975 dan 1978 oleh Khmer Merah, dan lebih dari 100 kuburan massal telah diidentifikasi di area tersebut. Stupa ini menyimpan lebih dari 9.000 tengkorak manusia yang ditemukan saat situs tersebut digali pada tahun 1980, menawarkan pengingat yang mengerikan tentang periode tergelap dalam sejarah ibu kota ini.

Pemandangan lain yang layak dilihat di ibu kota termasuk tempat suci Sen Thmol, Kedutaan Besar Prancis, reruntuhan Vihear Preah Ath Roes, patung Buddha duduk di Vihear Preah Ko, Pusat Dokumentasi Kamboja yang menawarkan informasi lebih lanjut tentang kejahatan Khmer Merah, Masjid Ta San, Monumen Kemerdekaan, Perpustakaan Nasional yang anggun, dan Museum Nasional Kamboja, yang menjadi rumah bagi koleksi patung Khmer yang luar biasa.

Di mana letak Phnom Penh di Cambodia?

Informasi Dasar

Negara: Kamboja

Ibu Kota: Phnom Penh, ibu kota Kamboja

Lokasi

Lintang: 11.55198

Bujur: 104.91469