São Tomé Town adalah ibu kota dari negara terkecil kedua di Afrika, namun kota yang bagaikan surga ini memiliki karakter yang kuat. Dikelilingi oleh pantai-pantai berhiaskan pohon palem, hutan yang belum terjamah, dan perairan yang jernih, kota ini segera memikat pengunjung dengan suasananya yang santai. Bangsa Portugis mendirikan kota ini pada tahun 1485, dan São Tomé masih mempertahankan banyak nuansa tersebut. Di sana, pengunjung dapat menikmati buah-buahan dan hidangan laut paling segar di dunia, menyesap kopi yang kaya rasa, menikmati cokelat gourmet, dan menginap di perkebunan kolonial tua sambil menghabiskan sore dengan snorkeling di perairan yang belum terpetakan, mendaki di hutan yang kaya akan keanekaragaman hayati, dan menjelajahi desa-desa yang tenang.

Sejak didirikan, São Tomé sebagian besar menolak perubahan dan tetap tertutup oleh hutan hujan yang rimbun. Menginap di ibu kota memudahkan akses ke Taman Nasional Obo, yang dikenal di kalangan konservasionis sebagai salah satu hutan hujan perawan yang paling kaya secara biologis di dunia. Taman seluas 235 kilometer persegi ini mencakup berbagai macam biotope, termasuk hutan bakau, sabana, pegunungan, dan hutan dataran rendah, menjadikannya tempat yang tak ada habisnya untuk dijelajahi. Lebih dari 700 spesies flora tumbuh subur di seluruh taman, termasuk 100 spesies anggrek yang unik. Pemandu lokal juga dapat menunjukkan berbagai spesies satwa liar yang berkembang biak di Obo, termasuk manatee Afrika, katak sungai Peters, dan São Tomé Caecilian. Kawasan lindung ini merupakan bagian dari warisan alam unik São Tomé, dan merupakan surga sejati di bumi.

Garis pantai liar di dekat kota mengundang untuk dijelajahi. Spektrum kehidupan laut yang luas berkembang biak di bawah perairan yang jernih, dan dasar lautnya memukau dengan formasi vulkanik serta taman karangnya. Kombinasi cemerlang dari karang, rumput laut, dan ikan tumbuh subur di lepas pantai, dan para penyelam sering disambut oleh kawanan ikan kakatua, ikan kambing, hiu perawat putih, kakap, ikan bidadari, penyu, gurita, belut, ikan kotak, dan ikan surgeon.

Jika Anda ingin menjauh dari dunia dan bersantai tanpa gangguan, pantai-pantai di São Tomé adalah pilihan yang tepat untuk Anda. Tidak pernah ramai, pantai-pantai yang mengelilingi kota ini tenang, sebagian besar belum terjamah, dan ideal untuk liburan yang sempurna. Anda mungkin akan melihat satu atau dua nelayan yang melaut, tetapi Anda tidak perlu berebut tempat di atas pasir.

Jika Anda mengunjungi pantai dari bulan Juli hingga Oktober, kemungkinan besar Anda akan melihat beberapa paus bungkuk. Makhluk luar biasa ini bermigrasi melalui perairan hangat di lepas pantai São Tomé untuk mencapai area perkawinan mereka.

Hanya ada sedikit tempat wisata tradisional di kota ini, tetapi Museum São Sebastião sangat layak untuk dikunjungi. Benteng tua yang megah ini dibangun pada tahun 1575 dan kini menyimpan koleksi ikon religius dan artefak kolonial yang kecil namun mengesankan. Pemandangan laut dari atapnya sangat menakjubkan, dan mercusuar di dekatnya masih menyambut kapal-kapal yang masuk ke pelabuhan hingga hari ini.

Cara terbaik untuk menjelajahi kota ini adalah dengan berjalan kaki. Saat berjalan-jalan, Anda akan melihat banyaknya seni publik. Di seluruh kota, ukiran, lukisan, dan patung karya seniman lokal menambah keindahan jalan-jalan yang sudah menawan ini.

Pasar Baru São Tomé

Di mana letak Sao Tome di São Tomé and Príncipe?

Lokasi

Lintang: 0.33747

Bujur: 6.72965