Taipei berubah dari salah satu kota yang paling tidak menarik di Asia menjadi salah satu kota yang paling dicintai, dinamis, dan menarik dalam waktu singkat. Dulu terlalu padat, penuh asap, dan cukup kumuh, kota ini telah mengubah dirinya karena tuntutan penduduk setempat. Saat ini, bepergian di sekitar Taipei menjadi mudah berkat jaringan kereta ringan, taman-taman tumbuh subur di hampir setiap tepi sungai, dan perencana kota telah menciptakan salah satu kota dengan tampilan paling menarik di benua ini. Saat ini, ibu kota ini mencapai keseimbangan yang halus antara kekacauan dan budaya, serta keindahan dan bisnis, menjadikannya tujuan utama bagi semua pelancong.
Sisi indah Taipei paling terlihat di Kuil Longshan. Ini bukan kuil terbesar di kota, tetapi sejauh ini merupakan yang paling indah. Dibangun pada tahun 1738, kuil ini memancarkan kehangatan tertentu, memikat pengunjung dengan halaman berlapis batu, air terjun yang tenang, dan kolom-kolom batu berukir. Bagian dalamnya merupakan ledakan warna emas dan merah tua yang megah, dan aroma dupa yang pekat memberikan suasana yang sangat halus. Untuk pengalaman yang paling menghipnotis, berkunjunglah di pagi hari saat kerumunan jemaat terlibat dalam nyanyian yang memukau.
Untuk keindahan lebih lanjut, kunjungi Zhishan Cultural and Ecological Garden, di mana patung-patung ukiran tokoh Tiongkok terkenal muncul dari hamparan tanaman asli yang rimbun. Dibuat di gunung yang dipenuhi hutan, taman ini menawarkan pemandangan panorama seluruh kota yang luas, menjadikannya sangat layak untuk pendakian yang melelahkan ke puncak.
Sisi bisnis ibu kota ini hidup dan berkembang di Taipei 101, gedung tertinggi di dunia. Menara setinggi 508 meter ini mustahil untuk dilewatkan dari mana pun di kota. Desain batang bambunya merupakan bukti inovasi Taiwan, dan pengunjung dapat mencapai dek observasi di lantai 89 hanya dalam 40 detik dengan lift tercepat di dunia.
Core Pacific City adalah contoh luar biasa lainnya dari dunia bisnis Taipei yang berkembang pesat. Salah satu mal yang paling menarik perhatian di Asia, bangunan yang terinspirasi oleh MC Escher ini terlihat seperti bola golf raksasa dan terasa seperti planet yang sama sekali berbeda di dalamnya. Lampu berwarna di langit-langit menciptakan suasana seperti disko, dan mal ini buka 24 jam sehari. Di dalamnya terdapat pujasera besar yang menawarkan masakan dari seluruh dunia, bioskop multipleks, kelab malam yang gemerlap, bar karaoke yang hidup, dan toko-toko desainer yang cukup untuk memuaskan para pencinta mode yang paling cerdas sekalipun.
Konsentrasi museum yang tinggi di kota ini menjadikan Taipei sebagai surga budaya. Di National Palace Museum, pengunjung dapat menjelajahi koleksi seni Tiongkok terbesar di dunia. Jumlah koleksinya sangat mengesankan, dan pemandu berpengalaman membawa pengunjung melewati ribuan tahun sejarah, melewati kaligrafi yang indah, lukisan elegan, artefak menarik dari Kota Terlarang, dan banyak lagi.
Salah satu museum yang paling unik dan menarik di Taipei adalah Miniatures Museum of Taiwan. Koleksinya merupakan bukti dari tangan yang sabar dan stabil. Sorotan dari koleksi ini adalah lampu gantung 40 bohlam yang tidak lebih besar dari sebutir beras. Harta karun yang sangat kecil ini benar-benar mencengangkan, dan Anda akan meninggalkan museum pribadi ini dengan rasa takjub.
Gerbang depan Chiang Kai Shek memorial hall di Taipei
Museum lain yang layak dijelajahi di kota yang kaya budaya ini termasuk Su Ho Memorial Paper Museum yang interaktif, Discovery Center of Taipei, Museum of Drinking Water yang sangat menawan, Taipei Story House yang tradisional, tetangganya Taipei Fine Arts Museum, Taipei Artist Village, dan Museum of Contemporary Art.
Pemandangan Kota dari Taipei 101