Dikenal karena keindahan arsitektur dan bentengnya yang masif, ibu kota kecil Valletta merupakan salah satu kawasan bersejarah dengan konsentrasi tertinggi di dunia. Situs Warisan Dunia UNESCO ini sangat ramai di sekitar lingkungan Triq il-Merkanti dan Triq ir-Repubblika, namun sebagian besar jalan-jalan sempit di kota ini tenang, sunyi, dan sempurna untuk berjalan-jalan. Dengan pemandangan dua pelabuhan yang mengesankan, kota ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang mencari ketenangan dari hiruk pikuk perkotaan ibu kota Eropa lainnya.
Pengunjung Valletta disambut oleh Gerbang Kota, yang disebut ìBieb il-Belt,î atau ìpintu menuju kota,î oleh penduduk setempat. Gerbang asli abad ke-16 telah diganti berkali-kali, dan inkarnasi terbaru dibuat pada tahun 1964. Desain modernisme Italia ini telah memicu banyak kontroversi dan akan segera digantikan oleh gerbang baru lainnya.
Interior Katedral Saint John Valletta
Katedral St. John adalah salah satu pemandangan paling luar biasa di Valletta. Dibangun antara tahun 1573 dan 1577 dan dirancang oleh arsitek Malta Girolamo Cassar, eksterior gereja yang indah ini menyembunyikan interior yang sangat mengesankan. Bangunan megah ini menjadi rumah bagi mahakarya Caravaggio ìThe Beheading of John the Baptistî dan harta karun lainnya.
Malta adalah pangkalan militer yang sudah lama digunakan oleh Inggris, dan Museum Perang Malta merinci kepentingan strategis pulau ini, terutama selama Perang Dunia Kedua. Bertempat di Fort St. Elmo, sorotan museum ini mencakup salib yang diberikan kepada penduduk setempat atas kepahlawanan mereka oleh Raja George VI. ìGeorge Crossî kini ditampilkan di bendera Malta.
Temukan harta karun prasejarah dan Neolitikum negara ini di Museum Arkeologi Nasional. Relik tertua di museum besar ini berasal dari sekitar 7.000 tahun yang lalu, ketika manusia pertama kali tiba di pulau tersebut. Museum ini bertempat di Auberge de Provence, sebuah istana yang dulunya menampung para ksatria ìlangue de Provenceî pada akhir abad ke-16.
Istana mengesankan lainnya di Valletta adalah Casa Rocca Piccola, yang masih dihuni oleh keturunan keluarga bangsawan de Piro. Pengunjung vila yang luar biasa ini disuguhi pandangan mendalam tentang kehidupan keluarga bangsawan kaya selama berabad-abad, dan museum di lokasi tersebut memiliki koleksi kostum tradisional dan periode yang menyenangkan.
Saluting Battery Upper Barrakka Gardens, Valletta
Barrakka Gardens adalah salah satu pemandangan terindah lainnya di ibu kota. Taman Upper Barrakka sangat menakjubkan, menggabungkan banyak monumen dan patung, termasuk satu yang memperingati Winston Churchill. Dibangun pada abad ke-17 sebagai taman pribadi untuk para ksatria, ruang yang kini terbuka untuk umum ini menawarkan pemandangan Grand Harbor Valletta yang tak tertandingi.
Gereja Paroki Msida, Malta
Pusat Kreativitas St. James Cavalier adalah pusat budaya kota, yang bertempat di salah satu benteng di dekat gerbang kota. Dulunya suram dan gelap, benteng tersebut telah diubah menjadi pusat budaya kontemporer yang terbuka dan penuh cahaya yang diluncurkan pada tahun 2000 untuk merayakan sinema, teater, musik, dan seni pulau tersebut. Pada malam hari, pusat ini menampilkan segalanya mulai dari opera dan resital klasik hingga pertunjukan fotografi kontemporer dan ekstravaganza tari jazz.
Pemandangan tepi laut Valletta
Setelah menonton pertunjukan, pergilah ke Republic Street untuk menghabiskan malam dengan menyesap espresso di kafe-kafe yang intim, menikmati minuman di pub yang ramai, atau bersantap di salah satu restoran terbaik di Valletta. Baik wisatawan maupun penduduk setempat menyukai area ini karena suasananya yang santai, keramaian yang ramah, dan banyak pilihan hiburan.
Siege Bell, Valletta
Pemandangan lain yang wajib dikunjungi di kota ini termasuk Palace of the Grand Masters, rumah bagi parlemen dan presiden negara tersebut, Malta Experience Museum, Manoel Theater abad ke-17, Perpustakaan Nasional, dan Museum Seni Rupa Nasional, yang menampung karya-karya Erardi, Caravaggio, dan Ribera.
Grand Harbor Valletta