Amman adalah kota dengan kepribadian ganda. Di Amman Timur, nilai-nilai konservatif dan Islam mendominasi penduduk lokal yang tinggal hanya beberapa langkah dari kamp pengungsi Palestina, sementara Amman Barat tampak seperti dunia yang sama sekali berbeda dengan kafe-kafe trendi, galeri seni eklektik, kawasan hunian yang asri, dan restoran kelas dunia. Karakter sejati ibu kota Yordania ini hanya dapat dipahami dengan mengunjungi kedua area tersebut.

Fifth Avenue di New York dan Champs Elysees di Paris mungkin lebih terkenal daripada Rainbow Street di Amman, namun jalan ini tidak kalah glamor. Jalur berbatu sepanjang satu mil ini membentang melalui pusat kosmopolitan Jabal Amman yang penuh warna dan multi-etnis. Di sana, pengunjung dapat menikmati butik, kelab malam, kedai kopi, dan restoran paling eksklusif dan menarik di negara ini. Jalan-jalan kecil di lingkungan yang sedang berkembang ini menjadi rumah bagi sejumlah institusi budaya, termasuk Royal Film Commission dan lembaga lingkungan Wild Jordan. Di sinilah gaya urban berpadu dengan semangat kebanggaan Arab.

Mulailah penjelajahan Anda di area ini dari bundaran First Circle, tempat gerai makanan cepat saji Amerika bersaing dengan toko-toko milik warga lokal dan lampu neon bersinar siang dan malam. Lewati gerai impor Barat dan kunjungilah salah satu kafe lokal untuk menikmati teh melati es yang menyegarkan atau kopi yang kuat. Bawa minuman Anda, lalu berjalanlah ke puncak Rainbow Street untuk menikmati salah satu pemandangan kota yang paling panoramik.

Pada hari Jumat, jalan ini dipenuhi oleh pasar Souk Jara. Pengrajin dan seniman lokal menjual perhiasan, ukiran kayu, dan lukisan terbaru mereka dari kios-kios darurat, dan jalanan pun berubah menjadi suasana yang hampir menyerupai karnaval.

Di tengah lingkungan modern ini terdapat Roman Forum, peninggalan sejarah panjang Yordania. Dibangun pada tahun 190 M, alun-alun ini merupakan salah satu lapangan publik terbesar di Kekaisaran Romawi. Saat ini, deretan pilar adalah satu-satunya yang tersisa, namun tetap layak dikunjungi untuk berjalan di antara reruntuhan tersebut.

Amman Timur memiliki harta karunnya sendiri, dan yang paling mengesankan adalah Roman Citadel. Pilar-pilar kuno, tangga, dan lengkungan yang tersisa di situs tersebut adalah bukti klaim ibu kota ini sebagai salah satu kota tertua yang terus dihuni di dunia. Temple of Hercules yang berwarna seperti sarang lebah di dekatnya dibangun di bawah pemerintahan Marcus Aurelius pada tahun 162 M dan memberikan pemandangan kota yang luar biasa bagi para pengunjung.

Bagian utara Citadel Hill didominasi oleh Umayyad Palace, yang dibangun pada awal abad ke-8. Pengunjung akan disambut oleh aula masuk berkubah yang megah dengan dekorasi pola geometris yang memukau sebelum berjalan melalui alun-alun besar yang dulunya merupakan pusat kawasan administratif. Sembilan bangunan hunian terpisah mengelilingi alun-alun tersebut, dan jalan berkolom yang membentang dari pusat membawa pengunjung ke tempat tinggal pribadi penguasa Amman yang mewah.

Begitu matahari terbenam di atas cakrawala batu pasir, kembalilah ke Rainbow Street, rumah bagi gastropub pertama di negara ini dan tempat dengan jam diskon (happy hour) terbaik di kota. Perpaduan santai antara penduduk lokal, turis, dan ekspatriat memadati distrik ini di malam hari, menciptakan suasana yang ramah dan banyak kesempatan untuk mengamati orang-orang dari bar dan kafe luar ruangan.

Di mana letak Amman di Jordan?

Informasi Dasar

Negara: Yordania

Ibu Kota: Amman, ibu kota Yordania

Lokasi

Lintang: 31.95197

Bujur: 35.93135