Hal pertama yang dilihat pengunjung saat terbang ke Malabo adalah kilang pesisir, kapal tanker, dan anjungan minyak yang mengelilingi pelabuhan ibu kota. Kota ini memang merupakan kota minyak, tetapi juga menjadi destinasi yang menenangkan bagi para ekspatriat yang ingin bersantai setelah hari-hari panjang di anjungan. Meskipun kota ini kekurangan banyak pemandangan wisata tradisional, hal tersebut terbayar dengan suasana yang ramah dan lanskap kota yang nyaman untuk dijelajahi dengan berjalan kaki.
Cara terbaik untuk menjelajahi kota ini adalah dengan sekadar menyusuri jalan-jalan yang ramai dengan berjalan kaki. Sisi timur ibu kota didominasi oleh istana kepresidenan, dan Independence Place berada di jantung kota. Di sana, pengunjung dapat menjelajahi katedral kolonial yang dibangun oleh Spanyol. Di bagian utara kota, teluk dan tanjung menawarkan tempat peristirahatan yang indah dari suasana pusat kota yang terkadang kacau.