Pada tahun 1961, Badai Hattie meluluhlantakkan ibu kota Belize. Setelah Belize City hampir hancur, pemerintah menyadari bahwa ibu kota di pesisir tidak akan pernah aman dari ancaman badai dan mulai membangun ibu kota baru, Belmopan, di pusat negara tersebut pada tahun 1971. Hasilnya adalah ibu kota yang tenang yang masih terus tumbuh dan mengembangkan kepribadiannya sendiri. Belmopan tidak memiliki banyak museum dan monumen nasional yang menjadi ciri khas ibu kota lainnya, namun kota ini memiliki nuansa internasional yang kental berkat konsentrasi besar kementerian pemerintah, kedutaan besar, dan kantor pusat organisasi lainnya. Sebagian besar atraksi di area ini terletak tepat di luar kota, menjadikan Belmopan titik awal yang tepat untuk menjelajahi Belize.
George Price Center for Peace and Development adalah salah satu institusi terpenting di ibu kota. Dibangun untuk menghormati Price, sosok yang memimpin bangsa menuju kemerdekaan, pusat ini mencakup pameran permanen kecil yang didedikasikan untuk kehidupan dan karyanya. Tempat ini juga merupakan pusat budaya kota, yang secara rutin mengadakan pameran seni keliling, pemutaran film, pertunjukan teater, dan resital tari.
The Belize Zoo adalah salah satu daya tarik terbesar kota ini. Kebun binatang seluas 29 ekar ini didirikan pada tahun 1983 dan menjadi rumah bagi lebih dari 125 hewan asli. Tidak ada satu pun makhluk yang ditangkap dari alam liar; mereka adalah hewan yatim piatu yang terluka dan direhabilitasi atau hadiah dari kebun binatang lain di seluruh dunia. Lingkungan tropisnya sangat menyerupai habitat alami hewan-hewan tersebut. Alih-alih dikurung di ruangan berdinding kaca atau kandang, hewan-hewan tersebut hidup di kompleks mereka sendiri yang dilengkapi dengan vegetasi asli yang lebat.
Area di sekitar Belmopan dipenuhi dengan gua-gua, yang oleh suku Maya kuno dianggap sebagai portal mistis antara dunia bawah yang dihuni oleh orang mati dan roh dengan dunia kehidupan di atas. Mereka menggunakan gua-gua tersebut untuk berbagai tujuan ritual dan duniawi, seperti pemakaman, pengorbanan, dan penyimpanan. Pengunjung saat ini dapat menjelajahi sistem gua yang menakjubkan dengan berjalan kaki atau dengan menyusuri sungai bawah tanah menggunakan ban dalam, kano, atau kayak.
Salah satu gua yang paling mengesankan dan berharga untuk dijelajahi adalah Actun Tunichil Muknal. Pengunjung harus berjalan kaki melalui hutan hujan yang lebat selama 45 menit untuk mencapai mulut gua, kemudian mengarungi air setinggi pinggang hingga sampai ke beberapa ruang pengorbanan dan seremonial. Penjelajah sebelumnya telah menemukan 14 situs pemakaman dan kerangka di dalam gua, selain banyak artefak yang digunakan oleh suku Maya selama upacara keagamaan. Sejumlah tulang dan peralatan ini sekarang tertutup kalsium, namun banyak lainnya yang terpelihara dengan cukup baik.
Tepat di sebelah utara kota terdapat Guanacaste National Park, yang dinamai berdasarkan pohon tertua di area tersebut — pohon guanacaste atau tubroos berusia 100 tahun yang diselimuti oleh hampir 40 spesies epifit, termasuk lumut, anggrek, pakis, bromelia, dan liken. Taman seluas 50 ekar ini menjadi rumah bagi lebih dari 100 spesies hewan, termasuk burung, jaguarundi, rusa, iguana besar, agouti, armadillo, dan banyak lagi, yang banyak di antaranya dapat dilihat dari jalur pendakian sepanjang dua mil di taman tersebut.
Monkey Bay Wildlife Sanctuary di dekatnya menawarkan kesempatan lain bagi pengunjung untuk melihat dari dekat satwa liar Belize yang luar biasa. Cagar lingkungan dan pusat pendidikan ini mencakup lebih dari 1.000 ekar habitat alami yang subur, dan tur harian memperkenalkan pengunjung pada hampir 300 spesies burung yang berbeda.