New Delhi adalah kota metropolitan multidimensi yang dipenuhi dengan permata berkilauan. Permukaan kota yang terkadang tampak kasar menyembunyikan museum-museum megah, monumen yang memikat, kancah seni yang hidup, dan beberapa tempat makan paling lezat di India. Sebagai wadah peleburan budaya yang sejati, pengunjung dapat mendengar perpaduan berbagai bahasa dan dialek yang dituturkan di seluruh kota, termasuk Punjabi, Hindi, Urdu, dan Inggris. Ibu kota ini juga memadukan dua pengalaman yang sangat berbeda dari dunia "lama" dan "baru". Old Delhi pernah berjaya sebagai ibu kota India Islam kuno, sementara New Delhi lahir sebagai ibu kota kekaisaran Inggris pada tahun 1931. Kedua dunia ini berpadu di ibu kota, menciptakan pengalaman yang sangat beragam.
Salah satu situs paling megah di New Delhi adalah Rashtrapati Bhavan, kediaman presiden India. Dibangun oleh arsitek Inggris, istana ini menggabungkan kolom-kolom klasik dengan sentuhan khas India seperti kubah megah dan karya filigri yang penuh warna. Untuk kesan pertama yang paling berkesan, dekati istana dari arah timur di India Gate dan berjalan-jalanlah melalui tamannya. Dilintasi oleh saluran air dan air mancur yang menyegarkan, taman-taman ini menjadi pelarian yang menyenangkan dari hiruk pikuk kota dan mencakup kandang kupu-kupu yang unik, kebun buah yang teduh, dan salah satu koleksi Bonsai terbaik di anak benua ini.
Red Fort, yang terletak di tepi sungai Yamuna di bagian Old Delhi, adalah salah satu monumen terpenting di India. Sebagai simbol kekuasaan Mughal yang sedikit mengintimidasi dan terbuat dari batu pasir merah tua, benteng ini ditandai dengan tembok besar, gerbang berornamen, pemandian kerajaan, masjid, serta berbagai paviliun dan taman yang penuh dengan bunga berwarna-warni.
Untuk gambaran menarik tentang sejarah India, kunjungi National Museum, di mana tata letak yang menyerupai labirin menuntun pengunjung melalui koleksi tak tertandingi yang menampilkan mahakarya sejati dari seluruh penjuru negeri. Pameran yang luar biasa ini mencakup lukisan sutra langka, ukiran kayu yang mendetail, persenjataan Mughal yang menakutkan, benda-benda suci Buddha, dan banyak lagi. Menjelajahi museum ini membutuhkan waktu setidaknya setengah hari, namun sangat berharga untuk mendapatkan wawasan tentang sejarah India yang memukau.
Pengunjung kota dapat menapaki jejak salah satu tokoh sejarah paling terkemuka di India, Mahatma Gandhi, dan mempelajari pesannya tentang kebenaran dan tanpa kekerasan. Gandhi Smriti, tempat sang aktivis menghabiskan hari-hari terakhir hidupnya sebelum pembunuhannya pada tahun 1948, kini menjadi museum multimedia yang menampilkan ruangan-ruangan yang terawat dengan baik, foto, lukisan, dan barang-barang pribadi.
New Delhi benar-benar hidup di pasar-pasarnya. Pusat perbelanjaan memancarkan energi, menarik penduduk lokal maupun wisatawan yang mencari segalanya mulai dari peralatan rumah tangga dan sayuran hingga pakaian dan pernak-pernik. Jangan takut untuk menawar; hal itu diharapkan dan disambut baik.
Kancah kuliner ibu kota akan memanjakan bahkan para pencinta kuliner yang paling kritis sekalipun. Beberapa makanan terbaik di anak benua ini ada di New Delhi, namun terdapat juga peningkatan jumlah restoran internasional yang menyajikan masakan dari seluruh dunia. Lupakan hidangan laut, karena New Delhi berjarak sekitar 1.000 km dari sumber terdekat. Sebaliknya, pilihlah hidangan ayam, kambing, dan vegetarian. Beberapa makanan terbaik tersedia langsung di jalanan dari truk makanan dan pedagang independen. Saat berada di kota, pastikan untuk mencicipi chaat, kulit pastri goreng yang diisi dengan lentil, kentang, keju berbumbu, dan hidangan lezat lainnya.
Di malam hari, selami kancah kosmopolitan Delhi di lounge yang semarak atau bar hookah yang santai. Meskipun secara teknis klub seharusnya tutup pada pukul 1 pagi, pesta sering kali berlanjut hingga matahari terbit.