Bishkek adalah ibu kota yang tergolong muda, namun kekurangan situs bersejarahnya terbayar dengan banyaknya taman, museum, dan monumen. Kota yang ramah bagi pejalan kaki ini sangat menawan berkat jalan-jalan besarnya yang rindang, bangunan-bangunan berlapis marmer, dan ruang terbuka hijau yang seolah tak terhitung jumlahnya. Ibu kota yang sedang berkembang ini masih terus tumbuh dan berevolusi, namun sudah banyak hal yang dapat dijelajahi dan dinikmati oleh para pengunjung di Bishkek.
Ala-Too Square adalah tempat berkumpul utama bagi penduduk lokal untuk berpartisipasi dalam demonstrasi politik, merayakan acara kenegaraan, atau mengadakan festival yang meriah. Dibangun untuk memperingati hari jadi ke-60 RSS Kirgizstan pada tahun 1984, pusat dari alun-alun ini dulunya adalah patung Lenin yang sangat besar, yang kini telah digantikan dengan patung perunggu menjulang tinggi bernama "Freedom". Pada siang hari, alun-alun ini adalah tempat yang tepat untuk bersantai dan menikmati budaya lokal, dan pada malam hari, tempat ini dipenuhi oleh pedagang yang menawarkan jasa foto dan karaoke.
National History Museum membentang di satu sisi alun-alun dan memberikan gambaran umum yang sangat baik tentang sejarah Kirgizstan. Mulailah kunjungan Anda di lantai tiga, di mana Kirgizstan prasejarah menjadi hidup melalui petroglif, artefak dari gundukan pemakaman, rekonstruksi wajah, dan penggambaran kehidupan awal di negara tersebut oleh para seniman. Galeri ini juga merinci invasi Mongol dan mencakup replika yurt serta pakaian tradisional. Lantai dua menceritakan kisah RSS Kirgizstan dan perjuangan kemerdekaan. Anda akan menemukan banyak patung Engels, Lenin, dan Marx di lantai ini, yang terletak di dekat pameran tentang Perang Dunia II dan Perang Saudara Rusia. Lantai pertama terkadang kosong, namun sering kali menampung pameran khusus, termasuk pajangan kaligrafi bersejarah dan karya penulis-penulis ternama Kirgizstan.
Museum of Fine Arts bertempat di St. Nicholas Church yang berada di dekatnya dan menampilkan koleksi seni rakyat dan seni terapan Kirgizstan yang luas, selain banyak karya penting dari era Soviet dan Rusia. Lebih dari 17.500 karya tersebut juga mencakup replika patung Barat, Yunani, dan Mesir, sebuah yurt, serta contoh kerajinan tradisional yang luar biasa.
Salah satu tempat terbaik untuk dijelajahi pada hari yang hangat adalah Open Air Sculpture Museum. Terletak di pusat kota di Oak Park, museum dan taman ini dibuat pada tahun 1984 untuk memperingati hari jadi ke-60 Republik Kirgizstan dan mencakup banyak patung yang dibuat dengan tema "Perdamaian dan Kerja" oleh seniman lokal.
Kota ini dipenuhi dengan monumen, dan salah satu yang paling mengesankan adalah Victory Monument. Seperti banyak hal lain di kota ini, monumen tersebut didirikan pada tahun 1984 selama perayaan hari jadi dan menampilkan seorang wanita yang berjongkok di atas api abadi, menunggu orang-orang terkasihnya kembali dari Perang Patriotik Raya. Monumen penting lainnya yang layak dikunjungi termasuk patung penyair dan musisi Toktogul Satylaganov di Abdrahmanov Street, Manas Sculptural Complex yang menggambarkan pahlawan legendaris tersebut saat membunuh naga, serta monumen Martyrs of the Revolution yang berdiri untuk menghormati para penggerak sosialis awal di negara tersebut.
Terdapat lebih banyak pohon per kapita di Bishkek dibandingkan kota lain di kawasan ini, dan ada begitu banyak taman sehingga sulit untuk membedakan di mana satu taman berakhir dan taman lainnya dimulai. Panifilove Park adalah favorit penduduk lokal, yang menampilkan jaringan jalan setapak, patung pahlawan perang, serta kincir ria kecil dan wahana hiburan untuk anak-anak. Prospect Erkindik adalah taman indah lainnya, terutama di malam hari. Pohon-pohon poplar perak yang berjajar di sepanjang jalan setapak diterangi lampu pada malam hari, dan taman ini dipenuhi dengan sejumlah monumen.