Hanya sedikit kota di dunia yang memadukan masa lalu dan masa kini dengan begitu mudah dan indah seperti Wina. Fasad bersejarah kota ini dicirikan oleh alun-alun yang megah, istana kekaisaran yang agung, dan interior barok yang luar biasa, namun pada intinya, kota ini adalah salah satu ruang urban paling dinamis di benua Eropa. Wina berdenyut siang dan malam dengan energi yang hidup, dan sebagian besar pengunjung dengan cepat jatuh cinta pada ibu kota Austria ini.
Begitu banyak bagian dari Wina yang sangat indah untuk dipandang, dan salah satu bangunan terindah di kota ini adalah Belvedere. Bangunan Barok yang penuh hiasan ini sendiri merupakan mahakarya yang agung, dan museum seni di dalamnya pun tak kalah mengesankan. Dibangun pada awal abad ke-18, berjalan melalui aula, taman, dan galeri yang dramatis terasa seperti melangkah kembali ke masa lalu menuju era yang lebih elegan.
Wina adalah rumah bagi sejumlah museum menarik lainnya, yang banyak di antaranya ditemukan di Museums Quartier. Distrik ini merupakan salah satu dari sepuluh kawasan budaya terbesar di dunia, dan suasananya memadukan masa lalu dan masa kini dengan sempurna. Mulailah penjelajahan Anda di area ini di Leopold Museum, yang didedikasikan untuk seni modern Austria, kemudian pergilah ke museum Mumok untuk menikmati lebih banyak mahakarya kontemporer. Museum ini mencakup koleksi gambar, lukisan, patung, grafis, dan banyak lagi yang kaya dari seniman seperti Yoko Ono, Jasper Johns, Andy Warhol, Pablo Picasso, dan Piet Mondrian. Lebih banyak seni modern dapat dilihat di Kunsthalle Wien, yang bertempat di aula berkuda musim dingin era Barok.
Salah satu ruang paling menyenangkan di kota ini adalah ZOOM Children's Museum, yang terletak di jantung Museums Quartier. Di sana, anak-anak bebas bermain dan bereksplorasi sepuas hati, dan orang dewasa yang mendampingi juga akan mendapati pameran interaktif multi-indera tersebut menghibur sekaligus mendidik. ZOOM mencakup studio seni yang luas, studio film, pusat eksplorasi bawah air, dan pameran sementara yang menyampaikan tema-tema besar mulai dari arsitektur, seni, sains, hingga budaya kepada anak-anak.
Cakrawala Wina didominasi oleh menara neo-Gotik Rathaus, balai kota lama yang menampung tujuh halaman dalam yang rimbun dan interior yang ditandai dengan lukisan dinding yang memukau, lampu gantung yang bersinar, karpet merah mewah, dan cermin raksasa. Tur berpemandu diperlukan untuk menjelajahi ruangan-ruangan di dalamnya, namun halaman-halamannya sering kali menjadi tempat konser gratis.
Salah satu simbol terbesar warisan dan budaya Austria adalah Hofburg Palace, bekas kediaman keluarga kerajaan Habsburg dan para penguasa lainnya. Bagian tertua dari istana ini berasal dari abad ke-13, namun hampir setiap penghuninya menambahkan sayap baru pada bangunan tersebut, menjadikannya contoh sejarah arsitektur Austria yang memukau. Saat ini, istana tersebut menjadi kediaman presiden Austria dan sejumlah museum kecil namun menarik.
Istana Wina lainnya, Schoenbrunn, adalah Situs Warisan Dunia UNESCO dan objek wisata paling populer di kota ini. Perkebunan megah ini mencakup hampir 1.500 ruangan dan taman seluas 435 ekar, jadi rencanakan untuk menghabiskan sepanjang hari menjelajahi istana dan halamannya. Tur berpemandu membawa pengunjung melewati ruangan-ruangan bergaya Rokoko yang dirancang dengan elegan, namun taman yang luas dapat dijelajahi secara gratis.
Tempat-tempat penting lainnya untuk dikunjungi di Wina termasuk State Opera House, Katedral St. Stephen yang bergaya Gotik Romanesque, Kebun Raya University of Vienna, Gereja St. Charles, Naschmarkt yang ramai, dan Freihaus, tempat “Magic Flute” karya Mozart pertama kali dipentaskan pada tahun 1791. Ibu kota ini memiliki ikatan dengan musik klasik lebih banyak daripada hampir semua kota lain di dunia, dan pengunjung juga dapat menjelajahi situs-situs yang terkait dengan Beethoven, Brahms, Strauss, Schubert, dan Haydn.