Ljubljana adalah permata kota yang sesungguhnya, dimahkotai oleh kastel di atas bukit dan terletak di tepi Sungai Ljubljanica yang berwarna hijau zamrud. Ibu kota kecil ini sarat dengan kekayaan aktivitas, pemandangan, dan budaya, dan hampir semuanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari pusat kota. Ljubljana juga merupakan jantung politik dan ekonomi Slovenia, yang memberikan suasana menarik bagi kota ini. Komunitas mahasiswa yang ramai menjadi nilai tambah, dan kombinasi galeri dan museum, kafe, serta restoran yang luar biasa menjadikan ibu kota Slovenia ini tempat yang indah untuk dikunjungi.
Mulailah kunjungan Anda di Museum Nasional Slovenia untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang sejarah dan budaya negara ini. Bertempat di bangunan elegan dari akhir abad ke-19, koleksi museum yang luas menyoroti artefak dan karya seni dari zaman prasejarah hingga saat ini. Bagian yang paling menarik adalah perhiasan dan kaca Romawi, ember dari abad ke-6 SM, serta patung-patung Fates dan Muses yang menghiasi pegangan tangga.
Selanjutnya, kembali ke masa lalu dengan mengunjungi Kastel Ljubljana. Situs Bukit Kastel telah menjadi lokasi benteng sejak zaman Kelt, namun kastel yang dijelajahi pengunjung saat ini sebagian besar berasal dari abad ke-16. Selama 200 tahun berikutnya, kastel ini menjadi kediaman kerajaan sebelum berubah menjadi barak dan penjara selama abad ke-19 dan awal abad ke-20. Sebagian besar kastel baru saja direnovasi, dan saat ini sering menjadi tuan rumah kegiatan budaya, termasuk konser dan pernikahan. Daya tarik utama kastel ini adalah Menara Pentagonal dengan dek pengamatan yang menawarkan pemandangan panorama kota dan pedesaan. Museum Virtual terletak di dasar menara, membawa pengunjung dalam tur video 3-D tentang sejarah Ljubljana, yang berakhir dengan gerakan kemerdekaan tahun 1991.
Kota Tua Ljubljana didominasi oleh Katedral St. Nicholas. Bangunan dengan dua menara ini dibangun pada awal abad ke-18 dan merupakan istana dengan plester putih, emas, marmer merah muda, dan lukisan dinding Barok. Altar utama dihiasi dengan malaikat ukiran dan organ yang mengesankan, serta dua pintu perunggu luar biasa yang ditambahkan untuk menghormati kunjungan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1996. Satu pintu melambangkan sejarah panjang Kekristenan di Slovenia yang mencakup lebih dari satu abad, sementara pintu lainnya menggambarkan enam uskup dan menceritakan kisah keuskupan Ljubljana.
Di seberang katedral terdapat salah satu pasar terbaik di kota ini. Lokasinya yang indah menjadikan pasar ini tempat yang sempurna untuk berjalan-jalan, namun kios-kios yang menjual buah dan sayuran segar, rempah-rempah, kerajinan tangan lokal, dan bumbu dapur sangatlah menggoda. Pengunjung juga dapat mencicipi banyak hidangan lezat Slovenia di pasar ini, termasuk prosciutto Karst, pate kuda, keju, minyak, kue potica, dan suguhan lainnya.
Beristirahatlah dari hiruk pikuk kota di Taman Tivoli, ruang terbuka hijau terbesar di ibu kota. Pengunjung dari segala usia akan menikmati taman ini, yang memiliki taman bermain, fasilitas olahraga, air mancur, pameran seni, dan rumah-rumah besar bergaya Barok.
Untuk kesenangan keluarga lebih lanjut, kunjungi House of Experiments, salah satu tempat wisata paling menarik dan inovatif di Ljubljana. Pusat ini menggabungkan kegiatan pendidikan dan hiburan, dan setiap pameran memiliki komponen interaktif yang akan menyenangkan anak-anak maupun orang dewasa. Pengunjung dapat bermain dengan serangga elektronik, bereksperimen dengan pembuat gelembung raksasa, dan membuat cairan menari, di antara hal-hal lainnya.
Tempat wisata penting lainnya di ibu kota Slovenia termasuk biara Krizanke, Alun-alun Kota, Jembatan Naga, reruntuhan tembok kota Romawi, Kebun Binatang Ljubljana yang indah, Galeri Nasional, dan Museum Seni Modern yang menawan.