Jika Anda mencari keterasingan, hanya ada sedikit tempat yang lebih baik daripada Jamestown, ibu kota St. Helena, Tristan da Cunha, dan Ascension. Kota ini terletak di Pulau St. Helena di tengah Samudra Atlantik, kira-kira di tengah antara Namibia di Afrika dan Brasil di Amerika Selatan.
Penghuni pulau yang paling terkenal adalah Napoleon, yang diasingkan dan meninggal di sana. Jenazahnya telah dipindahkan, namun Anda masih dapat mengunjungi makamnya yang indah di sebuah lembah penuh bunga yang berwarna-warni. Anda juga dapat menjelajahi dua kediamannya di St. Helena. Sebelum pindah ke rumah yang layak di Longwood, sang jenderal ternama tersebut sempat tinggal selama dua bulan di The Briars. Kedua situs tersebut dapat dikunjungi dengan perjanjian.
Beberapa sayap di Longwood House dipenuhi dengan perabotan antik dan dikelola sebagai museum oleh pemerintah Prancis. Halamannya dipenuhi bunga, dan tamannya sangat layak untuk dijelajahi pada sore hari yang cerah.
Namun, rumah termegah di pulau ini adalah milik gubernur. Kura-kura darat yang menakjubkan berkeliaran di halamannya, termasuk salah satu yang dilaporkan sebagai vertebrata hidup tertua di dunia. Rumah itu sendiri tampak seolah-olah dipindahkan langsung dari Inggris abad ke-18.
Jamestown adalah rumah bagi Museum of Saint Helena, yang menawarkan pengantar luar biasa mengenai sejarah, budaya, dan penduduk pulau tersebut. Bertempat di gudang awal abad ke-19, museum ini memamerkan prangko St. Helena, alat komunikasi pulau, mata uang, ikon keagamaan, dan spesimen geologi yang menggambarkan asal-usul pulau tersebut.
Dibangun pada tahun 1829, Jacob's Ladder menjulang dari ibu kota hingga ke Half Tree Hollow di atasnya. Sebanyak 699 anak tangga tersebut dulunya digunakan untuk mengangkut barang dari area pertanian ke pusat pulau dan juga digunakan untuk membawa pupuk kandang keluar dari kota. Ini adalah pendakian yang luar biasa, dan kebanyakan orang tidak dapat menempuh perjalanan tersebut sekaligus. Tangga ini tidak hanya panjang, tetapi juga curam, membuat pendakian menjadi tantangan tersendiri. Terdapat pagar pembatas, dan jika Anda melihat anak setempat di sekitar sana, mintalah mereka untuk menunjukkan cara meluncur di atasnya; mereka memiliki rahasia lokal untuk menyelesaikan aksi menakutkan tersebut tanpa terjatuh.
Tak lama setelah mengambil alih pulau pada tahun 1659, Inggris membangun The Castle untuk menampung pemerintahan, dan bangunan yang megah tersebut masih berfungsi untuk tujuan yang sama hingga hari ini. Pengunjung dapat berkeliling ke Council Chambers, mengunjungi departemen Arsip dan Administrasi, serta menikmati pemandangan indah seluruh kota dari tingkat paling atas. Di dekatnya terdapat Courthouse, yang menampung Supreme Courts dan Magistrates.
Di belakang The Castle terdapat taman berbentuk agak aneh yang dikenal sebagai Castle Gardens. Tanaman tropis dan banyak spesies endemik tumbuh subur di sana, dan pengunjung dapat melihat serta mendengar kawanan burung penyanyi di sekitar pohon beringin yang sangat besar.
Benteng-benteng bermunculan di sekitar mulut James Valley setelah pengasingan Napoleon pada abad ke-19. Sebuah gapura indah membingkai Jamestown ke satu arah dan pelabuhan ke arah lainnya. Saat berjalan memasuki Jamestown, pengunjung dapat melihat lambang English East India Company di atas gapura, kemudian melihat plakat yang didedikasikan untuk Wirebird endemik St. Helena saat hendak pergi.