Podgorica adalah kota terbesar sekaligus ibu kota Montenegro. Lebih dari 150.000 orang menjadikan kota ini sebagai tempat tinggal, dan wilayah ini telah dihuni sejak era Romawi dan Iliria. Meskipun tidak memiliki daya tarik visual yang lazim ditemukan di banyak ibu kota Eropa lainnya, kota ini layak dikunjungi karena nilai sejarahnya, budaya kafe, dan kehidupan malamnya yang semarak.

Salah satu area paling memikat di kota ini adalah Kota Tua Turki, yang dikenal oleh penduduk setempat sebagai Stara Varos. Distrik ini penuh misteri, penuh warna, dan memiliki jalan-jalan sempit yang berkelok untuk dijelajahi. Kunjungi menara jam tua dan luangkan waktu untuk menjelajahi berbagai masjid di area tersebut. Sebagian besar terbuka bagi pengunjung di luar waktu salat berjamaah.

Reruntuhan kota tua Nemanja juga layak untuk dijelajahi. Lihatlah jembatan Turki tua yang membentang di atas sungai Ribnica, lalu naiki tangga menuju Moraca di muara sungai tersebut.

Gedung Parlemen Montenegro terletak di seberang jalan dari sebuah taman yang menawan dan menyenangkan. Jika energi kota yang tinggi mulai membuat Anda lelah, pergilah ke taman seperti yang dilakukan penduduk setempat untuk bersantai dan melepas penat. Di tengah taman terdapat monumen Raja Nikola, satu-satunya raja di negara tersebut, yang memerintah dari tahun 1910 hingga 1918.

Kastel Raja Nikola terbuka untuk pengunjung, dan museum di lokasi tersebut menawarkan koleksi artefak bersejarah yang kecil namun menarik.

Alun-alun pusat Trg Republike adalah tempat yang tepat untuk merasakan suasana lokal. Terletak di sebelah Jalan Hercegovacka, area ini merupakan salah satu yang paling trendi di Podgorica. Terdapat banyak restoran, toko, dan kelab dengan harga terjangkau, dan penduduk setempat sering memulai malam mereka di distrik ini. Warga juga senang berkumpul di Rimski Trg, alun-alun terbaru di kota ini. Area di sekitarnya dikenal dengan kafe-kafe yang intim, butik eklektik, dan restoran trendi.

Piknik adalah kegiatan populer di kota ini, dan penduduk setempat sering menikmati makan di luar ruangan di Bukit Gorica, Danau Skadar, dan Mareza.

Budaya kafe hidup dan berkembang pesat di Podgorica. Pada hari musim panas, trotoar dipenuhi oleh pelanggan yang menyesap espresso dan cappuccino kental di kafe-kafe. Ada puluhan kedai kopi di pusat kota, dan kafe-kafe baru yang trendi tampaknya terus bermunculan setiap bulan, terutama di distrik Vectra yang lebih baru.

Pada malam hari, penduduk setempat senang berdansa di banyak kelab dan bar di kota ini. Memutar musik setelah pukul 01.00 dini hari adalah tindakan ilegal, namun pesta sering kali berlanjut ke kelab bawah tanah pada jam tersebut, dan penduduk setempat cenderung tetap berada di luar hingga matahari terbit. Daftar putar musik berkisar dari lagu dansa internasional hingga musik rakyat dari bekas negara Soviet, namun ada juga banyak kelab yang menonjolkan band-band lokal yang sedang naik daun.

Sebagian besar museum dan situs tradisional negara ini terletak di ibu kota lama Cetinje, hanya 50 kilometer dari Podgorica. Kota bersejarah ini menjadi perjalanan sampingan yang luar biasa dari ibu kota. Saat berada di Cetinje, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi biara abad ke-18, tempat penyimpanan relikui dari Yohanes Pembaptis, Santo Petrus dari Cetinje, dan Petar II Petrovic. Museum Etnografi, Museum Negara, dan Museum Nasional Montenegro juga layak dikunjungi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang sejarah dan budaya negara yang kaya ini.

Di mana letak Podgorica di Montenegro?

Informasi Dasar

Negara: Montenegro

Ibu Kota: Podgorica, ibu kota Montenegro

Lokasi

Lintang: 42.46597

Bujur: 19.26631